Pertanyaan-pertanyaan
terkait topik di atas sering sekali diajukan ke saya. Terkadang saat sedang
kelas pun ketika membahas perbedaan 2 jenjang pendidikan tersebut sering kali
berakhir hangat. Beberapa teman yang ingin melanjutkan sekolah dari D3
kebidanan beberapa kali meminta pendapat saya tentang perbedaan S1 dan D4
kebidanan. Jadi, saya terinspirasi untuk menyimpulkan dalam tulisan ini agar
mudah dipahami. Apa yang saya tulis mungkin tidak memuat keseluruhan informasi,
tapi sebisa mungkin saya sajikan informasi dari sumber terpecaya.
Minggu, 11 Desember 2016
Beberapa Petikan Lapis-lapis Keberkahan by Ust. Salim A Fillah
Posted by Hasfinda F. Mufid on 13.24
BAGIAN
PERTAMA (Beriris-iris Asas Makna)
Makna
dari berkah adalah ats-tsubuut (tetap)
dan al-luzuum (terus melekat) (Dr.
Nashir ibn ‘Abdirrahman Al-Juda’i dalam At-Tabarruk
Anwa’uhu wa Ahkamuhu).
Lafazh
al-barku digunakan untuk
menggambarkan sekawanan unta yang menderum setelah minum di dekat wahah (telaga di tengah padang pasir).
Dengan demikian berkah adalah menetap dalam ketentraman, seperti unta yang
merasakan sejuk meski di sekitar panas bersengatan (Al-Khalil ibn Ahmad dalam
bidang ilmu nahwu).
Minggu, 20 Maret 2016
KAMI PRAMUKA, TAPI KAMI TETAP MUSLIMAH
Posted by Hasfinda F. Mufid on 09.51
Lengket.
Berkeringat. Gerah. Cukup menjadi alasan untukku tetap sabar berdiri mengantre
di sini. Aku masih mengenakan kostum coklat-coklat sementara temanku yang lain
sudah segar sedang merapikan tenda kami. Sebuah gamis hitam terselip di antara
lenganku. Suara ‘byar byur’ air dari dalam kamar mandi menggelitik kesabaranku.
“Ah,
lama sekali, sih!”
Minggu, 30 Agustus 2015
PPKMB a.k.a OSPEK ALIH JENIS UNIVERSITAS AIRLANGGA
Posted by Hasfinda F. Mufid on 06.55
Ini sedikit
informasi buat kalian yang lolos alih jenis Unair..
Maba alih
jenis seringkali bertanya-tanya, apakah maba alih jenis masih ikut ospek
seperti maba reguler? Kalau diospek juga apa juga ikut “diplonco”? Apa
tugas-tugas yang dibebankan kepada maba alih jenis sama seperti maba reguler?
Berbagai
macam pertanyaan seputar ospek (di Unair namanya PPKMB) pasti “menghantui” para
maba alih jenis (seperti saya ketika itu, hehe). Sampai H-1 berangkat ke
Surabaya masih belum ada info menyeluruh tentang keikutsertaan maba alih jenis.
Tapi yang pasti kami tetap ikut PPKMB, entah nanti kebijakannya seperti apa
masih cukup membingungkan.
Posted in tentang bidan
Sabtu, 18 Juli 2015
ALIH JENIS S1 PENDIDIKAN BIDAN UNIVERSITAS AIRLANGGA 2015
Posted by Hasfinda F. Mufid on 09.38
Hellow para bidan seantero jagad raya J
Judul
blognya gawat yaa. Hehe.. Yaa karena aku sangat berjuang untuk bisa lolos di
program studi yang sangat langka ini. Setauku S1 Kebidanan di Indonesia hanya
ada di 2 Universitas, yaitu; Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya
(kalau ternyata ada tambahan monggo dikomen J) dan yang membuka
pendaftaran untuk lulusan D3 kebidanan alias ekstensi hanya di Universitas
Airlangga. So, kebayang kan langkanya prodi ini? Hehe
Sejak
semester 2 perkuliahanku di STIKES Widyagama Malang, aku sudah bertekad untuk
bisa melanjutkan studi ke jenjang S1 bukan D4. Meski sebenarnya ‘kebidanan’
bukan pilihan hidupku (hehehe), tapi sepertinya Allah memang menggariskan aku
untuk menjadi seorang BIDAN. Jadi, mari nikmati prosesnya J
Alhamdulillah,
meski aku cukup lama beradaptasi dengan dunia kebidanan (sampai sekarang masih
beradaptasi) aku bisa lulus pendidikan D3 dengan IPK cukup memuaskan yaitu
3,82. Karena kampusku sedikit terlambat dalam hal kelulusan, aku lulus bulan
September sementara UNAIR hanya membuka pendaftaran hingga 2 gelombang saja.
Pendaftaran gelombang 2 ditutup awal Agustus 2014. Jadi pupuslah harapan bisa
segera melanjutkan studi ke S1. Tapi sepertinya Allah memang ingin aku
mempersiapkan dengan matang, sehingga selama menunggu pendaftaran tahun ajaran
2015/2016 dibuka aku bekerja di sebuah Puskesmas di Situbondo. Cukup lama aku
bekerja di sana sekitar 5 bulan hingga akhirnya aku mengundurkan diri karena
lolos tes masuk S1 alih jenis Pendidikan Bidan UNAIR.
Dua bulan
aku mempersiapkan tes ini, mempelajari berbagai soal matematika, bahasa
inggris, dan TPA. Bahkan untuk matematikanya aku belajar ke tetanggaku yang
guru matematika SMA. Dan ketika mendekati hari H tes ujian masuknya aku sudah
sangat siap dan optimis. Sebelumnya aku juga sering tanya sana sini dan
googling tentang pengalaman orang-orang yang pernah lolos S1 kebidanan UNAIR.
Ini Jadwal Kegiatannya. Aku ikut gelombang I-nya. Kuota mahasiswa yang diterima S1 Pendidikan Bidan Unair adalah 50 mahasiswa.
Ini Persyaratannya. Disiapkan betul-betul karena proses seleksi berkas secara online, gak bisa nego.hehe
Ini materi ujiannya. Soal TPAnya yaa umumlah, soal matematikanya sekelas matematika IPA SBMPTN.
Hal yang perlu diperhatikan,
jangan pernah membeli soal-soal yang dijajakan di sekitar kampus UNAIR, karena
soal-soal tes masuk UNAIR tidak pernah keluar. Bahkan pihak UNAIR sendiri sudah
memberi pengumuman tentang hal ini. Kemudian, karena soal yang diberikan cukup
banyak dan waktunya singkat maka usahakan tidak grogi saat mengerjakan soal.
Karena grogi akan membuat kita sulit berkonsentrasi. Kerjakan soal yang mudah
dan membutuhkan sedikit waktu, jangan fokus pada soal yang memakan banyak
waktu. Oya, tes ujian masuk alih jenis UNAIR tidak seperti SBMPTN yang
menggunakan nilai minus jika jawaban salah. Jadi untuk soal yang kalian
benar-benar tidak tau jawabannya bisa cap cip cup. Hehe (moga cap cip cup-nya
bener yaa) tapi tidak menutup kemungkinan tes pada tahun-tahun berikutnya juga
mempergunakan peraturan seperti SBMPTN. Jadi, siap-siap aja J
Nah, sudah jelas kan? So, jangan tergoda beli soal-soal tes yang dijajakan yaa..
Agak gak sabar juga nunggu
pengumuman yaitu tanggal 20 Mei 2015. Dan ketika tanggalnya tiba aku mendapat
kabar bahwa pengumumannya diundur hingga pukul 19.00. Yah, semakin dag dig dug
lah aku... And finally.... selepas sholat Isya aku tiduran sambil main hp.
Awalnya iseng buka website ppmb.unair untuk lihat pengumuman karena sebelumnya
dapet info lagi pengumuman diundur pukul 21.00. Dan betapa bahagianya saat aku
memasukkan nomor ujianku dan taraa....
Semoga kalian yang sedang
berjuang untuk lolos di S1 Pendidikan Bidan UNAIR juga dapet pengumuman begini
yaa J
Setelah dinyatakan lolos barulah
registrasi ulang dan melakukan 2 tes lagi. Tenang saja, tes ini tidak akan
mempengaruhi lolos tidaknya. Yaitu tes kesehatan dan tes bahasa inggris. Untuk
tes kesehatan yang digunakan adalah tes ketunaan. Mata dan telinga. Tes bahasa
inggrisnya seperti tes TOEFL ITP.
Sekian sharing tentang pengalaman
mengikuti serangkaian tes masuk S1 Alih Jenis Pendidikan Bidan UNAIR. Siapapun
kalian yang sedang bertekad dan berjuang bisa lolos di prodi ini, semoga sukses
yaa jangan lupa berdoa J
Posted in tentang bidan
Langganan:
Postingan (Atom)










Apa Sih Perbedaan S1 dan D4 Kebidanan?